HomeDealer & DistributorDrum SetupCustom DrumGuestbook | ForumPasang IklanEmail the author

Apaan sih drum?
Belajar main drum & notasi
Rudiment
Tangan & posisi kaki
Teknik memukul
Selengkapnya...

10 hal kelebihan drum
10 tips penting
Belajar Bossa
Groove David Garibaldi I
Ide setup drum
Selengkapnya...

Pearl free floating snare
Zildjian K custom crash
Ahead stick
Mapex seri Mars
Paiste seri Alpha
Selengkapnya...

Professional Ternama
Professional
Semi pro & pemula
Cewe-cewe drummer
Drummer-drummer cilik
Profil band
Selengkapnya...

Tentang author
My setup
My band "Kepang96"

Solo drum: MP3 format
RealAudio format
Kirim demo kamu
Selengkapnya...

Forum KlinikDrum
Cerita & pengalaman
Guestbook
Sarana lainnya...


Dealer contact:

Drum Setup:


Setup Denny AJD


Oleh: Denny AJD




Saya Denny AJD adalah endorsee Yamaha Drums, Paiste Cymbal & Evans Drumhead. Khusus Yamaha drums saya sudah tergabung dengan Yamaha drums sejak tahun 2001 berawal dari seorang demonstrator. Dan melanjutkan langkahnya sebagai Clinician dan pada akhirnya full Endorse. Mulai terikat kontrak dengan Paiste cymbal sejak akhir 2006, dan akhir 2007 dengan Evans Drumhead. Berikut ini akan saya ceritakan kenapa memilih product-product yang sekarang saya endorse.




Kenapa Yamaha Drums?
Saya fall in love dengan Yamaha secara tidak sengaja pada suatu pameran musik di tahun 2000. Pada saat itu kebetulan sedang off dari Pearl Drums. Setelah mencoba Drum Yamaha Stage Custom 7 piece set, saya sangat impress sekali dengan tone dan kejernihannya. Apalagi ketika melihat ada tulisan "made in Indonesia", karena saya pikir seri yang tadi dimainkan adalah seri Recording Custom, buatan jepang. Ternyata, it's amazingly Indonesian.




Drum Yamaha menawarkan kebebasan berekspresi bagi player karena ketersediaan aksesories, hardware & drumsnya. Hargapun jika membeli dengan cara satuan, harganya sangat murah dibandingkan merk lain di kelasnya. Seperti contoh satu clamp Yamaha harganya hanya berkisar Rp 70.000 (tahun 2007) sedangkan dengan merk lain insial "T", harga bisa menyentuh Rp 285.000!!! Demikian juga dengan hardware, terutama stand cymbal. Dimana merk lain bisa mencapai harga Rp 1.2 juta untuk 1 stand kelas berat, Yamaha hanya berkisar Rp 550.000.

Kebetulan Drums yang saya gunakan adalah seri Tour Custom, yang merupakan kelas middle-up yang di produksi di Indonesia dengan konfigurasi kayu Maple. Dengan craftmanship yang standart tinggi, saya sendiri nyaris tidak merasakan perbedaan suara antara Tour Custom dengan Mpale Custom buatan jepang yang harganya mencapai puluhan juta rupiah. Untuk Tour Custom harga sekitar 11 juta lebih sedikit.


Selain Tour Custom dapat dimainkan out of the box dengan kualitas suara kelas atas lengkap dengan suara tom-tom khas Yamaha yang bulat, sizenya juga disesuaikan dengan musik saat ini. Untuk diameter tom-tom adalah 10" dan 12", hingga Anda dapat memposisikan tom-tom dengan rendah diatas Kick. Demikian juga ketebalan tom-tom yang lebih pendek 1 inchi dari drum biasa.

Yang terakhir saya memilih Yamaha karena buatan Indonesia. Mohon di ingat, walaupun buatan lokal, Drum ini di Export ke seluruh dunia tidak peduli negara apa saja. Mungkin suatu hari Anda ke Russia dan menemukan Yamaha Tour Custom, dapat dipastikan bahwa drum tersebut adalah tetap buatan Indonesia. So, choose Yamaha Drums. Anda untung, bangsa untung. :)

Kenapa Paiste Cymbal?


Kali ini sudah pasti, Paiste bukanlah buatan Indonesia melainkan dibuat di Swiss & Jerman. Saya pikir apapun yang dibuat di eropa dengan menggunakan bahan-bahan logam bisa dipastikan yang terbaik. Kenapa? karena daerah Eropa terkenal dengan sumber logam kualitas tinggi.



Paiste merupakan merk cymbal pertama yang membuat variasi type & seri cymbal untuk digunakan diberbagai aliran musik, bukan hanya jazz. Dengan bantuan dan kemauan seorang John Bonham, Paiste memproduksi cymbal pertama yang menggunakan bahan dasar B8 di tahun 1968. Yang dimana pada saat itu produsen cymbal yang lain masih 'stuck' dengan bahan metal B20. Cymbal pertama dengan bahan B8 adalah seri Giant Beat pada saat itu, kemudian di upgrade menjadi lebih baik sehingga berubah menjadi seri 2002. Salah satu seri Paiste paling ternama. Nama John Bonham tidak lepas dari cymbal Paiste 2002.

Seri 2002 juga merupakan cymbal pertama yang diperuntukan bagi musik Rock. Karena terbukti frekuensi dari bahan B8 dapat menembus distorsi gitar dengan mudah. Sekarang bahan B8 ini juga terdapat pada seri Paiste New Alpha, Paiste PST5, Paiste 502, hingga ke seri Giant Beat yang dilahirkan kembali dan seri Dimension. Selain terbukti mempunyai gain yang kuat, daya tahan metal B8 juga luar biasa. Karena itu Paiste juga membuat seri RUDE series dengan campuran metal B8. RUDE series adalah seri Paiste terberat untuk musik EXTRA berat.

Setup saya terdiri dari 80% seri New Alpha. Karena saya ingin menunjukan bahwa seri middle ini mempunyai karakter suara yang dapat melebihi karakter suara seri diatasnya di merk yang lain. tidak percaya, make sure Anda melihat performance saya dengan cymbal-cymbal luar biasa ini. Bahkan endorse Paiste di luar negeri juga sangat puas dengan seri ini sehingga mereka mau menggunakan New Alpha sebagai setup utama mereka.

Kenapa Suara New Alpha di kategorikan sbg suara cymbal kelas atas? Karena proses pembuatan yang tidak hanya asal cetak. Melainkan melalui proses hand Lathing dan HAND HAMMERED!! Di merk lain dengan inisial Z, hanya 1-2 type yang menggunakan proses hand hammering, itu pun dengan price tag selangit. Tapi Paiste menawarkan harga manusiawi dengan kualitas suara Hand Hammered yang lebih komplex & kaya.

Looks dari Cymbal New Alpha juga SUPER STUNNING, bisa anda lihat di foto seakan cymbal-cymbal tersebut 'memainkan' cahaya sehingga merefleksikan cahaya ke player & audience sehingga memberikan kesan mewah. Looks ini lah yang memang diperhitungkan oleh Paiste, karena mereka tahu bahwa alat musik dengan penampilan tidak baik tidak akan memberikan inspirasi ke pada pemainnya.

Saya juga sangat impress dengan Paiste yang memang terbukti kaya akan inovasi. Beberapa inovasinya adalah:
  • Mencipatkan seri spesifik untuk aliran musik tertentu
  • Flat ride
  • Flat top bell
  • metal B8
  • Novo China
  • Color coated cymbal
Kenapa Evans Drumehead?
Evans Drumhead merupakan merk pertama yang menggunakan bahan Mylar Film sebagai drumhead ketika pada saat itu merk lain masih membantai hewan untuk di ambil kulitnya dan dijadikan drumhead.



Tidak jauh dengan Paiste, Evans Drumhead kaya dengan Inovasi. Itu merupakan salah satu kelebihan dari Evans sehingga saya menggunakannya. Inovasi Evans drumhead nyaris tidak dapat dihitung lagi. beberapa dari mereka adalah:
  • internal muffling ring
  • dry vents
  • water based coating (ramah lingkungan)
  • External muffling (EMAD)
  • Snail Damper
  • Reverse Dot
  • Bass Drum 'pillow'


Evans juga diakui menjadi 'seorang' listener bagi para drummer. Sehingga apa yang dibuat Evans menawarkan kemudahan & kelebihan bagi drummer yang menggunakannya.

Suara yang dihasilkan oleh Evans Drumhead terutama seri G1 & G2 memberikan tone yang extra jernih untuk semua drums Anda. Dengan sukses, drumhead2 tersebut berhasil menonjolkan karakter kayu/shell dari setiap drum yang menggunakannya. bukan sekedar suara 'plastik film' tidak seperti merk lain.

Daya tahan terutama seri G2 sangat luar biasa. Apalagi di kawinkan dengan suara yang selalu terdengar fresh seperti head baru setiap saat. Itulah Evans, amazing sound & durability.

Dan pada saat ini pun di Indonesia, Drumhead Snare seri HD dry merupakan favorite setiap drummer disini. Dan seri EMAD untuk bass/kick drum merupakan one of the best you can get untuk dipasangkan dengan kick pada drumset kesayangan Anda. Memang, low end dan suara yang dapat diatur dengan hitungan detik tidak dapat disamakan dengan merk lain.

Penggabungan 3 merk ternama diatas (Yamaha, Paiste & Evans) telah menjadikan drumset saya sebuah 'dream set' yang sudah lama saya impikan. Sekarang, saya merasa tidak ada yang kurang sama sekali di konfigurasi set ini. It's all perfected.





 
 

Home | Artikel | Review | Profil | Forum | Pasang iklan

Copyright 2000 - KlinkDrum.com.
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.